Hal yang paling indah adalah yang paling misterius…
Dan musik adalah salah satu hal misterius yang di hidup ini…
Musik membuat segala hal yang abu-abu menjadi berwarna… Dengan musik kebahagiaan berlebih dapat tersalurkan dan mempengaruhi orang untuk ikut berbahagia juga… Dan dengan musik pula kesedihan berlebihanpun akan teratasi dan membuat orang lain ikut belajar dan berempati pada kita…
Dengan musik kita bisa mengungkapkan hal-hal yang terungkap dalam diri kita…
Aku sangat suka sekali menonton film dan bersepeda… Dan sudah lama aku mendambakan pemutar musik yang bisa dibawa kemana-mana… Dan apabila kubayangkan hal itu, Amboi rasanya! Hidupku akan sangat penuh warna dan musik
… tiap apapa yang kulihat akan bersinkron dengan lagu yang kudengar saat itu dan akan saling mengisi sehingga menjadi soundtrack kehidupanku..
Dan keinginan itu memiliki sebuah pemutar musik pun memuncak..
we are so close that i can smell the sound… and it felt so good…
Aku mulai memilih pemutar musik apakah yang akan kubeli… MP3 Playerkah? Setelah beberapa minggu mencari referensi dan mengobrak abrik toko… Akhirnya aku.. Tidak membeli apapun… hahaha…
Uang yang kusediakan dan mp3 player yang kuinginkan ternyata tidak mendapatkan titik temu… Sedangkan mp3 player yang murah harganya menurut referensi berbanding lurus dengan sustainibilitasnya… Harga memang tidak pernah menipu… Dan yang lebih aneh lagi aku malah membeli Headphonenya terlebih dulu!!!! ya mungkin seperti orang yang membeli helm sebelum membeli motor… sehingga lebih termotivasi.. Tapi begonya lagi harga headphonenya sama mahal dengan harga playernya.. Tapi aku beralasan headphone itu lebih fungsional untuk apapun dan bisa dipakai untuk apa saja tidak hanya untuk music player… Dan tentu saja bisa dipakai bergantian dengan adik-adik untuk komputer rumah…
Namun uang untuk mp3 player tidak pernah berhasil dikumpulkan… dan berulang kali pula aku masuk toko hanya untuk menyenangkan mata saja dan keluar dengan tangan hampa… Entah mengapa ada sesuatu yang menahanku agar tidak membelinya.. Ataukah keinginan ini hanyalah Keinginan belaka tanpa kebutuhan???
suara kecil dalam diriku menenangkan.. “aku pasti butuh… semua orang punya itu!!!.. berarti itu barang yang dibutuhkan semua orang kan?” begitu kataku waktu itu. Namun karena terlalu sering kecewa dengan (harga) mp3 player maka aku mengurungkan niat untuk membelinya… dan beralih ke DISCMAN!!!
Mengapa?? Karena Walkman kaset sudah ketinggalan jaman :p.. Dan karena di rumah aku punya banyak sekali CD yang sangat sayang sekali apabia hanya dijadikan barang koleksi setelah di Rip di komputer…
Lagipula aku berharap bisa mendapatkan Discman ini dengan gratis… mengingat teman-temanku banyak yang memiliki Discman waktu jaman SMP dan SMA (karena aku sering sekali meminjamnya!) dan di jaman sekarang ini… ketika Ipod merajai dunia.. siapa sih yang masih pakai Discman untuk mendengrkan musik? Mp3 player dan Ipod terlalu canggih untuk bisa dibandingkan dengan discman saat ini..
Namun walaupun bagaimanapun… Discman dan Walkman selalu menarik bagiku… Berbeda dengan mp3 yang bersifat data maya yang tidak berwujud fisik, CD dan Kaset berhasil memvisualkan dunia Audio yang selama ini hanya bisa kta dengar, dna menjadi sebuah bentuk yang riil, yaitu kaset dan CD…
Kadangkala aku bisa merasakan bagus tidaknya suatu lagu hanya dengan melihat CDnya, membaca lirik di covernya, dan mengagumi artworknya.. Hal semacam ini tidak ada di mp3 yang dibuat agar memudahkan orang untuk me-share… yang merupakan kedok dari Piracy…
Bersepeda sambil medengarkan musik bukan lagi impian!!! Perjalanan sepedaku yang sendirian akhirnyaberakhir karena ditemani oleh musik dan lagu…
Namun ternyata ada satu masalah besar…
Discman tidak bisa dipakai dalam keadaan bergoncang!!!
sialan…
sialan…
sial
Padahal aku ingin sekali bersepeda sambil mendengarkan musik….
Pupus lagi harapanku…. Selamat tinggal soundtrack kehidupanku…
Lalu waktupun memakan segalanya… Aku meneruskan hidupku dengan headphone-headphoneku (iya aku punya 2!!!)yang tidak berplayer.. Tetap menonton film… Tetap pula bersepeda…
Dan semakin sering aku bersepeda sendirian…semakin aku sadar bahwa banyak sekali hal yang bisa kudengar….
Klakson mobil, obrolan-obrolan anak nongkrong, cekikikan dan tawa penuh malu, amarah dan gerutu kesal yang tak terungkap,
sampai gosip-gosip tak berwujud yang malang melintang melayang di udara kota Bandung ini…
Dan aku teringat kembali tentang keinginan membeli music player ini… dan aku merasa ini adalah keinginan yang dibutuh-butuhkan.
Pernah sekali aku menunggu sendirian di stasiun kereta…
Tanpa Musik untuk didengar… Tanpa buku untuk dibaca… Tanpa hal lain apapun untuk membunuh waktu yang terus berjalan dengan lambat…
Aku diam…
dan mendengarkan…
Dan aku sadar… Selama ini aku terlalu banyak bicara…
Sehingga lupa bagaimana rasa nikmatnya mendengarkan….
Ternyata banyak sekali hal yang ada disekeliling kita… dengan mendengarkan kita jadi merasakan keberadaan hal-hal lain yang ada di sekeliling kita… hal ini sulit dirasakan apabila kita berbicara… karena ketika kita berbicara… Secara tanpa sadar kita menjadi Self Sentris… Egois.. Merasa dunia ini hanya kita sendiri saja isinya…
Dan Music Player…
Benda ini malah menulikan dan membutakan kita dari hal-hal disekeliling kita tersebut. Disaat seharusnya kita bisa lebih membuka mata hati telinga kita terhadap dunia…
Well.. Akhirnya aku sampai pada satu konklusi…
Aku tidak akan membeli music player…
Aku merasa sangat merugi dengan menukarkan musik kehidupan yang sangat organik dinamis dan penuh warna dengan musik dari playlist music player kita.. yang tentu sudah kita tahu dan kita putar berulang-ulang…
Waaaaah Aldi, opini yang bagus!
Cannot agree more.
Jalanan tu penuh cerita, hanya dari ngamatin peristiwa2 di sepanjang jalan, udah banyak bgt pelajaran yang bisa didapet. Paling kerasa kalo naik angkot, tiap kali adaa aja aneh-anehnya, sampe kepikiran pengen bikin film dokumenter tentang kejadian2 di dalem angkot.
Dan setuju bgt soal teknologi yang malah menulikan & membutakan, kalo dipikir-pikir orang jaman sekarang idupnya hampir selalu di depan layar (TV, komputer, HP) dan secara sadar menutup kuping (dengan pake MP3 player dsb itu) yah. Kayak di Wall-E. Pantesan aja kepekaan lingkungannya rendah.
Senang kamu memilih buat buka mata & telinga
hore.. aldi nulis lagi..
betul di.. nikmati suara alam.. indah tanpa player :p
kade ah.. di seruduk sama mobil dibelakang..
Selamat menikmati sepedaan dengan mata telinga dan rasa yang terbuka.. uhuy..(dipopulerkan oleh komeng)
jadi udah gamau discman gratisan nih? yasudalah.. ha ha ha